Kota Bekasi, Suararepublik.id – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang berlaga dalam Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Kota Bekasi. Menurutnya, ajang olahraga bagi pelajar penyandang disabilitas tersebut menjadi bukti semangat juang dan prestasi yang patut dibanggakan, Kamis (6/8/2026).
Peparpeda yang diikuti para pelajar dari seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Bekasi itu dinilai tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam menciptakan pembangunan yang inklusif serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat.
Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menegaskan bahwa Peparpeda memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan.
“Pekan Paralimpik Pelajar Daerah menjadi momentum untuk menegaskan komitmen kita dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri bangsa untuk berprestasi serta mewujudkan kota yang nyaman untuk siapapun,” ujar Abdul Harris Bobihoe.
Ia mengaku bangga dapat hadir langsung menyaksikan para atlet pelajar disabilitas terbaik dari berbagai wilayah di Kota Bekasi berkompetisi. Menurutnya, para peserta telah menunjukkan kerja keras, disiplin, dan ketangguhan yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat.
“Saya ingin menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet paralimpik pelajar yang mengikuti pertandingan. Kalian adalah generasi hebat, berani, dan inspiratif. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, ketahanan mental, dan kemauan untuk terus bangkit setiap kali menghadapi tantangan,” katanya.
Lebih lanjut, Bobihoe menilai penyelenggaraan Peparpeda juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan olahraga disabilitas di Kota Bekasi. Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kota Bekasi di tingkat Jawa Barat hingga nasional.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi akan terus memperkuat kebijakan pembangunan olahraga, termasuk pembinaan bagi atlet penyandang disabilitas.
“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan pembangunan olahraga daerah, termasuk olahraga bagi atlet disabilitas. Investasi dalam pembinaan atlet paralimpik bukan hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga membangun sumber daya manusia unggul, mandiri, berdaya saing, serta membangun kebanggaan Kota Bekasi sebagai daerah yang maju,” jelasnya.
(Red)

