Jakarta, Suararepublik.id – Sebanyak 132 dai terpilih tahun 2026 resmi dilepas untuk menjalankan tugas dakwah dan pengabdian di berbagai pelosok Indonesia. Pelepasan tersebut digelar di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026), dan turut dihadiri Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta.
Program Dakwah Pedalaman merupakan bagian dari gerakan yang dirintis Mohammad Natsir sejak berdirinya Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) pada 1967. Selama lebih dari lima dekade, program tersebut telah mengirim ribuan dai ke berbagai daerah, termasuk wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, maupun layanan dasar.
Hingga kini, lebih dari 10 ribu dai disebut telah menjalankan pengabdian di tengah masyarakat melalui program dakwah pedalaman.
Ketua Umum Dewan Dakwah, Dr. Adian Husaini, menegaskan bahwa semangat dakwah pedalaman yang diwariskan Mohammad Natsir harus terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.
Menurut Adian, dakwah tidak semata-mata berkaitan dengan penyampaian nilai-nilai keagamaan, tetapi juga harus diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan pelayanan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Keberlangsungan program tersebut selama ini ditopang melalui kaderisasi dai, penguatan kelembagaan, serta dukungan masyarakat dan para donatur melalui LAZNAS Dewan Dakwah.
Pengiriman 132 dai tahun ini juga menjadi bagian dari upaya mengisi momentum menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para dai diharapkan dapat berkontribusi melalui pendidikan, pelayanan sosial, serta pendampingan masyarakat di berbagai wilayah Nusantara.
Misi tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan semangat kemanusiaan yang selama ini dijalankan PMI DKI Jakarta.
Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PMI DKI Jakarta, Nurhasanuddin, menyampaikan apresiasinya terhadap pelepasan para dai tersebut. Ia menilai pengabdian yang dilandasi keikhlasan dan ketulusan merupakan bagian penting dalam membangun bangsa.
“Segala sesuatu yang dimulai dengan keikhlasan dan ketulusan demi kemajuan bangsa adalah hal yang mulia. Mudah-mudahan kegiatan ini terus memberikan manfaat dan dai-dai yang berjuang di pelosok pedalaman Nusantara dapat membawa nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan, agar ke depan muncul kader-kader Islam yang memiliki jiwa keislaman dan kemanusiaan,” ujar Nurhasanuddin.
Ia juga berharap seluruh dai yang diberangkatkan mendapat kemudahan selama menjalankan tugas pengabdian di daerah masing-masing.
“Sekali lagi selamat, semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran atas segala niat baik Dewan Dakwah mengirim para dai ke pelosok-pelosok Nusantara,” tutupnya.
(Red)

