Kota BekasiSuararepublik.id – Pemerintah Kota Bekasi kembali menambah ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat dimanfaatkan masyarakat di lingkungan permukiman. Dua taman, yakni Taman Asri 3 dan Taman Bahagia, resmi dibuka di RW 17, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Sabtu (12/9/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Idi Sutanto beserta jajaran.

Kehadiran kedua taman tersebut diharapkan menjadi ruang publik yang dapat digunakan warga untuk beragam aktivitas, mulai dari bermain, berolahraga ringan, bersantai hingga berkumpul bersama keluarga dan tetangga.

Ruang terbuka yang berada dekat dengan permukiman dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan tempat rekreasi tanpa harus bepergian jauh.

Selain menjadi sarana rekreasi, keberadaan taman lingkungan juga diharapkan mampu mendorong interaksi sosial yang positif. Anak-anak dapat bermain dengan lebih leluasa, sementara warga dewasa dapat memanfaatkannya untuk berkegiatan dan bersosialisasi.

Pembangunan Taman Asri 3 dan Taman Bahagia juga tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat. Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta pengurus wilayah ikut mendorong pembangunan taman agar sesuai dengan kebutuhan warga.

Tri Adhianto mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, pembangunan di tingkat lingkungan akan lebih efektif apabila pemerintah dan masyarakat bersama-sama menentukan kebutuhan yang menjadi prioritas.

“Taman ini bukan sekadar mempercantik lingkungan, tetapi harus menjadi ruang yang benar-benar hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Anak-anak bisa bermain, orang tua bisa berkumpul, dan warga memiliki ruang untuk berinteraksi secara positif,” ujar Tri.

Ia menambahkan, Pemkot Bekasi akan terus memperkuat peran BKM dan LPM dalam mendukung pembangunan di tingkat lingkungan. Salah satunya melalui dukungan pendanaan, termasuk program Dana Bekasi Keren yang dialokasikan untuk masing-masing RW.

“Kita ingin kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat. Dukungan pendanaan akan terus kita dorong agar pembangunan di tingkat lingkungan semakin cepat, tepat sasaran, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan warga,” katanya.

Pemkot Bekasi berharap pembangunan ruang publik serupa dapat terus bertambah di berbagai wilayah. RTH yang berada di tengah lingkungan permukiman tidak hanya diharapkan menjadi tempat berkumpul, tetapi juga mendukung terciptanya kawasan yang sehat, nyaman, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Kolaborasi antara pemerintah, BKM, LPM, pengurus wilayah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar pembangunan lingkungan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *