Kepulauan Seribu, Suararepublik.id – Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menggelar pertemuan rutin Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) tingkat kabupaten secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (24/9/2026).

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga (PMKK) Sudin PPAPP Kepulauan Seribu, Ira Rachmawati, mengatakan pertemuan tersebut menjadi sarana penguatan kebijakan, tata kelola, administrasi, dan pelaporan RPTRA.

“RPTRA harus menjadi ruang yang hidup dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pengelola perlu aktif melihat kebutuhan masyarakat, kreatif mengembangkan kegiatan, serta membangun kolaborasi dengan kelurahan, TP PKK, dan berbagai unsur di wilayah,” ujar Ira.

Menurutnya, kegiatan RPTRA yang aktif dan kreatif perlu didukung administrasi yang tertib. Setiap kegiatan harus direncanakan, dicatat, didokumentasikan, dan dilaporkan dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Ira menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan pertemuan ke-10 dalam rangkaian pembinaan RPTRA Tahun 2026 yang dilakukan Sudin PPAPP Kepulauan Seribu sejak Mei lalu.

Sebelumnya, pembinaan dilakukan melalui sembilan kali kunjungan langsung ke RPTRA yang tersebar mulai dari Pulau Untung Jawa hingga Pulau Sebira. Kegiatan tersebut melibatkan narasumber dari TP PKK Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

“Melalui kunjungan langsung, kami dapat melihat kondisi RPTRA di lapangan, mulai dari administrasi pengelolaan, pelaksanaan dan dokumentasi kegiatan, pemanfaatan sarana prasarana, hingga kebutuhan dan kendala yang dihadapi pengelola,” jelasnya.

Pertemuan ke-10 dilaksanakan secara daring dengan menghadirkan narasumber dari TP PKK Provinsi DKI Jakarta sebagai upaya memperkuat dan menyamakan pemahaman para pengelola terkait kebijakan serta tata kelola RPTRA.

Pertemuan diikuti unsur kelurahan, Satuan Pelaksana PPAPP Kecamatan, TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan dan kelurahan, serta pengelola RPTRA se-Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

Ira berharap rangkaian pembinaan tersebut dapat memperkuat koordinasi antara pengelola RPTRA, kelurahan, TP PKK, kecamatan, dan unsur terkait lainnya.

“Harapan kami, setelah rangkaian pembinaan ini, administrasi semakin tertib, koordinasi semakin kuat, kegiatan semakin aktif dan kreatif, serta berbagai kebutuhan dan permasalahan RPTRA dapat ditindaklanjuti. Yang paling penting, keberadaan RPTRA semakin dirasakan manfaatnya oleh anak, keluarga, dan masyarakat,” katanya.

Ira juga menekankan pentingnya dukungan kelurahan dalam keberlangsungan pengelolaan RPTRA. Menurutnya, pengelola tidak dapat bekerja sendiri sehingga dibutuhkan sinergi antara kelurahan, kecamatan, Sudin PPAPP, TP PKK, pengelola RPTRA, dan masyarakat.

Diketahui, pertemuan menghadirkan Sekretaris I TP PKK Provinsi DKI Jakarta, H. Fathur Rohim, serta Ketua Poksus RPTRA TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Endang Sri Murwaningsih, S.S., sebagai narasumber.

 

(Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *