Kota Bekasi, Suararepublik.id – Sekolah Rakyat Kota Bekasi menggelar kegiatan open house yang dihadiri Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan fasilitas pendidikan, program pembelajaran, hingga beragam kreativitas dan hasil karya para siswa.
Kedatangan rombongan Kementerian Sosial disambut meriah melalui berbagai penampilan siswa-siswi Sekolah Rakyat Kota Bekasi. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Inspektorat Kota Bekasi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, serta jajaran kepolisian, termasuk Wakapolres, Kasat Binmas, dan Kapolsek Rawalumbu pada Jumat (16/10/2026).
Selain dihadiri secara langsung, kegiatan ini juga diikuti melalui pertemuan virtual Zoom oleh sekitar 182 Sekolah Rakyat dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam kunjungannya, Saifullah Yusuf bersama rombongan meninjau sejumlah hasil karya siswa jenjang SMA. Berbagai produk dan inovasi yang dipamerkan di antaranya lukisan Menteri Sosial dan Presiden Republik Indonesia berbahan daur ulang, perahu elektrik serbaguna, kerajinan tangan, hingga telur asin hasil olahan siswa.
Beragam karya tersebut menunjukkan kemampuan siswa dalam mengembangkan kreativitas dan keterampilan praktis melalui kegiatan pembelajaran di sekolah.
Menteri Sosial mengapresiasi hasil karya yang dipamerkan. Ia berharap potensi dan keterampilan siswa dapat terus diasah agar tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun kemandirian di masa mendatang.
Menurut Saifullah Yusuf, Sekolah Rakyat memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar memberikan pendidikan akademik. Lembaga pendidikan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun karakter, menumbuhkan kepercayaan diri, dan mendorong anak-anak agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Melalui proses pendidikan dan pembinaan karakter, para siswa diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengembangkan potensi, serta memiliki keberanian untuk mewujudkan cita-cita mereka,” ujar Mensos.
Ia menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada anak-anak yang menghadapi keterbatasan agar tetap memiliki semangat untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui pendidikan dan pendampingan yang tepat, para siswa diharapkan dapat mengenali kemampuan diri, mengembangkan bakat, serta memiliki keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan mereka setelah menyelesaikan pendidikan.
Pelaksanaan open house Sekolah Rakyat Kota Bekasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Pengembangan kreativitas, keterampilan, kemandirian, dan pembentukan karakter juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan.
(Ris)

