Tangerang Selatan,suararepublik.id–Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Selatan, Sopian Hadi Permana, S.Sos., M.A.P., mengaku bangga atas soliditas dan kekompakan seluruh jajaran pengurus KNPI Tangsel dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Bulan Pemuda 2026.
Mengusung tema “Pemuda Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Menyiapkan Generasi Emas Menuju 2 Dekade Kota Tangerang Selatan”, KNPI Tangsel berhasil menghadirkan berbagai program selama Oktober 2026 yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kapasitas pemuda, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sopian menilai keberhasilan penyelenggaraan Bulan Pemuda merupakan hasil kerja kolektif seluruh pengurus yang mampu menjaga kekompakan, membangun komunikasi, dan mengedepankan semangat gotong royong.
“Sebagai ketua, tentu saya merasa bangga melihat soliditas dan kekompakan seluruh pengurus KNPI Tangsel. Dengan segala keterbatasan yang ada, teman-teman tetap menunjukkan semangat, dedikasi, dan tanggung jawab untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Ini bukan kerja satu atau dua orang, melainkan kerja bersama seluruh keluarga besar KNPI Tangsel,” ujar Sopian.
Rangkaian Bulan Pemuda 2026 dimulai pada 1 Oktober melalui launching kegiatan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang dirangkaikan dengan Forum Kebijakan Pemuda Tangsel. Forum tersebut menjadi ruang dialog dan pertukaran gagasan bagi pemuda untuk menyampaikan pandangan serta membangun pemahaman mengenai kebijakan dan pembangunan kepemudaan di Tangerang Selatan.
Selanjutnya, pada 18 Oktober 2026, KNPI Tangsel menggelar Turnamen Sepak Bola Antarorganisasi Kepemudaan (OKP) dan Pengurus Kecamatan (PK) di Community Center Pamulang. Kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan, membangun sportivitas, serta memperkuat solidaritas antarpemuda.
Dalam aspek peningkatan kapasitas sumber daya manusia, KNPI Tangsel juga menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Organisasi Kepemudaan pada 28–30 Oktober 2026 di Hotel Nemuru Ciputat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan wawasan organisasi, kapasitas kepemimpinan, dan kualitas kader organisasi kepemudaan.
Pada 30 Oktober 2026, rangkaian kegiatan berlanjut dengan Band Competition dan Eco Creative Competition di Alun-Alun Kecamatan Pondok Aren. Ajang tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni, mengembangkan kreativitas, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Setelah kompetisi, panggung hiburan dilanjutkan dengan penampilan ODGJ, Svara, dan Clovia Band yang menambah semarak kegiatan hari pertama.
Rangkaian kegiatan semakin lengkap pada 30–31 Oktober melalui berbagai program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. KNPI Tangsel menghadirkan lebih dari 50 stan bazar UMKM, penanaman pohon, layanan Samsat Ciputat, Pasporia Imigrasi Tangerang, SIM Keliling Polres Tangsel, cek kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Tangsel, layanan pembuatan NIB dari PTSP Tangsel, serta donor darah bersama PMI Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan juga diawali dengan senam sehat setiap pagi selama dua hari yang disertai puluhan doorprize menarik.
Seluruh rangkaian kemudian ditutup melalui Tangsel Youth Celebration 2026 pada 31 Oktober di Alun-Alun Kecamatan Pondok Aren. Ribuan masyarakat hadir dan turut meramaikan acara yang dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang Selatan H. Pilar Saga Ichsan bersama sejumlah stakeholder.
Dalam kesempatan tersebut, Pilar turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan Bulan Pemuda 2026 yang diinisiasi KNPI Tangsel.
Menurut Sopian, keberhasilan menghadirkan rangkaian kegiatan tersebut dengan anggaran terbatas menjadi pengalaman sekaligus pembelajaran penting bagi organisasi.
“Anggaran memang terbatas, tetapi semangat dan soliditas teman-teman tidak boleh terbatas. Kami membuktikan bahwa dengan komunikasi, kebersamaan, dan kolaborasi, banyak hal yang bisa kita kerjakan. Saya berterima kasih kepada seluruh pengurus yang sudah memberikan waktu, tenaga, dan pikirannya,” tambahnya.
Sopian juga berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus meningkatkan dukungan terhadap program-program kepemudaan, khususnya KNPI Tangsel, agar pembinaan, pemberdayaan, dan pengembangan potensi generasi muda dapat berjalan lebih optimal.
“Kami berharap ke depan dukungan pemerintah terhadap program kepemudaan semakin ditingkatkan. KNPI memiliki tanggung jawab besar dalam membina dan mempersiapkan generasi muda. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi dan dukungan berkelanjutan agar pemuda memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang dan berkontribusi bagi daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan, soliditas organisasi harus terus dijaga agar KNPI tidak hanya kuat dalam penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga konsisten menjalankan fungsi pembinaan dan pemberdayaan pemuda.
“Harapan kami, KNPI Tangsel semakin solid, semakin bermanfaat, dan semakin dirasakan kehadirannya oleh masyarakat. Target kita bukan sekadar membuat acara ramai, tetapi bagaimana kegiatan tersebut meninggalkan manfaat. UMKM mendapatkan ruang usaha, masyarakat memperoleh pelayanan, pemuda mendapatkan ruang berkarya dan belajar, serta organisasi kepemudaan semakin solid,” pungkas Sopian.
Menurutnya, menyiapkan generasi emas menuju dua dekade Kota Tangerang Selatan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemuda, pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

