Jakarta, suararepublik.id – Sebanyak 98 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Cilincing 1 mengikuti Pelatihan Implementasi Cyber Education di MIN 22 Jakarta, Sabtu-Minggu, 7-8 November 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti para kepala madrasah dan guru dari 13 MI se-KKMI Cilincing 1.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag TU Kankemenag Kota Jakarta Utara, Mursidih, Pengawas Madrasah Ibtidaiyah Roni, Ketua KKMI Cilincing 1 Abdan Kurtubi, Kepala MIN 22 Jakarta Mukhdlor Khodlori, Ketua KKG Cilincing 1 Habiburrahman, serta perwakilan Penerbit Yudhistira, Tino Suhartanto.
Ketua KKMI Cilincing 1, Abdan Kurtubi, mengatakan pelatihan ini bertujuan memberikan pembelajaran dan memperluas wawasan guru madrasah mengenai Cyber Education. Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan memiliki pengetahuan dan kemampuan yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.
“Semoga kegiatan ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan guru KKMI Cilincing 1,” ujar Abdan dalam sambutannya.
Ia menegaskan, KKMI Cilincing 1 terus berupaya mendorong peningkatan kompetensi guru melalui berbagai kegiatan edukatif. Menurutnya, keterbatasan kondisi kelembagaan sejumlah madrasah tidak boleh menjadi penghalang untuk terus mengembangkan kualitas tenaga pendidik.
“Insyaallah kami tidak akan berhenti mengadakan kegiatan edukatif semacam ini. Sebab, kami yakin bersama kita bisa, bersatu kita maju,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KKG Cilincing 1, Habiburrahman, menyambut baik terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia mengapresiasi antusiasme para peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi profesional guru.
“Terima kasih atas kehadiran dan kesediaan Bapak dan Ibu meluangkan waktu, meninggalkan kesibukan di rumah, untuk meningkatkan kompetensi sebagai guru,” tuturnya.
(Ida)

