TANGERANG SELATAN,Suararepublik.id-Kelompok Tani (Poktan) Gerak Emas di wilayah RW 18, Kelurahan Pamulang Timur, resmi diluncurkan. Langkah ini menjadi strategi konkret masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah melalui konsep pertanian terpadu sekaligus penyiapan kawasan agrowisata dan edukasi.
Peresmian ditandai dengan penyerahan Surat Keterangan (SK) dan prosesi pemotongan pita oleh Sekretaris Kelurahan Pamulang Timur. Kegiatan silaturahmi ini turut dihadiri unsur Forkopimcam, perwakilan Polsek, Babinsa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pengurus Pokja, serta tokoh masyarakat setempat.Sabtu (08/08/2026)
Ketua Poktan Gerak Emas, Micco Indra Himawan, menyampaikan bahwa pengembangan kawasan berfokus pada integrasi berbagai sektor yang telah berjalan sejak dua bulan terakhir, meliputi hortikultura (sayuran, tanaman hias, tanaman pelindung), perikanan, hingga peternakan domba.
”Bentuk pertanian di sini meliputi hortikultura, perikanan, serta peternakan. Ke depan, kawasan ini dirancang menjadi destinasi agrowisata yang berfungsi sebagai pusat edukasi ketahanan pangan. Kepesertaan terbuka bagi siapa saja yang memiliki minat memajukan sektor pertanian,” ujar Micco.

Guna mempercepat pengembangan, Poktan Gerak Emas menjalin sinergi dengan unsur Forkopimcam serta memanfaatkan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk penyediaan bibit dan sarana pendukung lainnya.
Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang) sekaligus Pembina Poktan Gerak Emas,Yeppy Suherman, memberikan apresiasi atas terbentuknya program ini di wilayah Pamulang.
”Meskipun memiliki kemampuan finansial, jika terjadi keterbatasan bahan pokok dan sayuran, tentu akan menjadi kendala. Kehadiran Gerak Emas sangat membantu warga sekitar, khususnya di wilayah Pamulang,” kata Yeppy.

Sementara itu, Pembina dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL),Ida Nur, menegaskan pentingnya komitmen jangka panjang dari para pengurus dan anggota agar kegiatan bercocok tanam terus berlanjut dengan inovasi-inovasi baru.
Sebagai pilar penunjang keberhasilan program RW Mantap, Poktan Gerak Emas berencana membagikan bibit tanaman hortikultura seperti terong sebanyak 5 hingga 10 polybag per keluarga kepada warga RW 18 untuk memicu semangat bercocok tanam di lingkungan rumah.
Selain pembagian bibit, kebun Poktan Gerak Emas juga disiapkan menjadi wahana pembelajaran pertanian urban. Pada September mendatang, kawasan ini dijadwalkan menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi SD Islam Al-Bayah untuk belajar bercocok tanam secara langsung dari para pengurus dan anggota kelompok tani.

