Jakarta, suararepublik.id – Sejumlah aktivis dan pejuang demokrasi menyerukan agar masyarakat memusatkan perhatian pada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait tindak lanjut putusan Mahkamah Agung (MA) yang mereka kaitkan dengan hukum ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam orasinya di hadapan massa, Daeng Wahidin Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) meminta masyarakat mendatangi Gedung DPR RI setelah masa reses berakhir pada 9 November mendatang. Kedatangan massa bertujuan mendesak DPR menjalankan tugas dan fungsinya menindaklanjuti putusan MA.
“Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi sudah melaksanakan tugasnya dengan baik dan memutuskan hal yang benar. Oleh karena itu, saat DPR RI memasuki masa reses pada tanggal 9 nanti, mari kita bersama-sama mendatangi Gedung DPR untuk meminta agar DPR segera menjalankan tugas dan fungsinya dalam menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung,” tegas Daeng Wahidin saat berorasi di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya menetapkan 30 Desember sebagai tenggat waktu 60 hari sejak 30 Oktober. Menurutnya, tenggat tersebut menjadi momentum untuk mendesak Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah terkait posisi Wakil Presiden Gibran.
Lebih lanjut, ia mengimbau para pendukungnya agar tidak mudah terpancing provokasi menjelang agenda pada 5 November. Ia mengingatkan massa untuk menghindari tindakan yang berpotensi memicu kericuhan maupun demonstrasi tanpa izin.
“Besok acara tanggal 5, saya minta, mohon jangan ada yang terpancing. Jadi kita harus hati-hati di situ. Jangan sampai kubu Jokowi menjadikan acara tanggal 5 itu sebagai penciptaan kegaduhan nasional,” tegasnya.
Menurut Daeng Wahidin, pihaknya perlu menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mengalihkan perhatian dari agenda utama, yakni mendesak DPR RI menindaklanjuti putusan MA.
“Kita sudah di atas angin. Intinya kita lebih fokus ke DPR, ke Gedung DPR,” ucapnya.
Ia menambahkan, kelompoknya akan terus memantau perkembangan situasi dan siap bergabung apabila diperlukan untuk mendatangi Gedung DPR RI.
“Kita juga hari ini ngumpul-ngumpul, terus mengamati, memantau, siap bergabung apabila pada saat dia tiba nanti, kita harus sama-sama berkumpul di DPR ini,” ucapnya.
Daeng Wahidin menutup orasinya dengan seruan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto dan ajakan kepada massa untuk terus memperjuangkan agenda yang mereka suarakan.
“Hidup Prabowo! Hidup Prabowo!” seru Daeng.
(Ris)

