Tangerang Selatan,suararepublik.id–Komandan Kodim (Dandim) 0506/Tangerang, Kolonel Inf. M. Alharidz Unus turun langsung memantau pendistribusian air bersih. Ia memantau penyaluran air untuk warga Kampung Koceak RT 004/RW 002, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Kamis (01/10/2026).
Koramil 03/Serpong bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan sosial ini. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.
Tim menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih kepada warga RT 004/RW 002 Kampung Koceak. Kehadiran Dandim di lokasi menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga selalu hadir di tengah masyarakat saat menghadapi kesulitan.
Jajaran Forkopimcam dan BPBD Turut Hadir
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 03/Serpong Mayor Czi Hernowo, Dan Unit Intel Kodim 0506/Tgr Kapten Kav Sigit Suseno Prabowo, Lurah Keranggan Reinandi, SE., M.M., Kasi Ekbang Kelurahan Keranggan Rina Yogiawati, personel Babinsa Koramil 03/Serpong, perwakilan BPBD Kota Tangerang Selatan Dadang, Ketua RW 02 Nasrullah, Ketua RT 04 Sumari, serta warga setempat.
Dandim: Air Bersih Kebutuhan Utama Warga
Dandim 0506/Tangerang Kolonel Inf. M. Alharidz Unus menyampaikan bahwa pendistribusian air bersih ini merupakan langkah cepat untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan utama. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan BPBD, kami berharap kebutuhan warga dapat terpenuhi dan masyarakat tetap sehat di tengah musim kemarau,” ujarnya.
Warga Kampung Koceak menyambut baik bantuan tersebut. Mereka mengapresiasi perhatian yang TNI dan pemerintah daerah berikan. Kehadiran langsung Dandim di lokasi juga memberikan semangat dan rasa kepedulian bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0506/Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat. Kodim juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau.

