Jakarta, Suararepublik.id – Organisasi masyarakat Cilincing Bersatu (CiBER) menggelar silaturahmi dan konsolidasi bersama koordinator wilayah (Korwil) dari 7 Kelurahan di Kecamatan Cilincing. Kegiatan dipusatkan di Kalibaru, Jakarta Utara, Sabtu (17/10/2026).

Konsolidasi ini menjadi langkah awal CiBER untuk memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan wilayah Cilincing, Jakarta Utara.

Ketua Umum CiBER, Ajid Durohim, menegaskan tujuan pertemuan ini adalah membangun Cilincing secara bersama-sama agar masyarakat tidak lagi hanya menjadi penonton.

“Tujuan pertemuannya adalah membangun Cilincing dalam rangka melihat perkembangan pembangunan dan harapan teman-teman masyarakat Cilincing tidak lagi jadi penonton, bersama menjalin sinergi dengan pemerintahan bagaimana Cilincing lebih baik,” ujar Ajid Durohim.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat harus lebih terarah agar masalah sosial tidak terus berkembang. Pendekatan yang dilakukan CiBER adalah pendekatan humanis dan sosial yang bersifat edukatif.

“Pendekatan yang dilakukan CiBER adalah pendekatan humanis, pendekatan sosial yang lebih bersifat edukasi ke masyarakat, bagaimana kita membangun beriringan antara pemerintah dan masyarakat yang dalam hal ini diwakili CiBER,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) CiBER, Supriyadi, menegaskan pentingnya peran masyarakat sebagai kontrol sosial dalam pembangunan.

“Ke depan peranan masyarakat sebagai sosial kontrol dalam pembangunan menjadi sangat penting, sehingga partisipasi CiBER sebagai penyeimbang untuk pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan sosial,” tegas Supriyadi.

Ia menambahkan, CiBER juga fokus membangun konektivitas dan networking antar kelurahan untuk meningkatkan pemberdayaan dan kapasitas masyarakat.

“Membangun konektivitas dan networking antar kelurahan dalam pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat dalam kemajuan wilayah,” pungkasnya.

Dengan konsolidasi 7 kelurahan ini, CiBER berharap pembangunan di Cilincing lebih inklusif, berkeadilan, dan dirasakan langsung oleh warga.

 

(Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *