Tangerang,suararepublik.id– Upaya memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang. Kali ini, Lapas menggandeng Yayasan Baituzzakah Amanah Manfaat Umat (BAZMA) melalui penandatanganan kerja sama dan pelatihan keterampilan.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapas Kelas IIA Tangerang tersebut diawali dengan penandatanganan MoU, dilanjutkan prosesi pemotongan pita sebagai tanda resmi dimulainya program pembinaan.

Kalapas Kelas IIA Tangerang mengatakan, kolaborasi ini menjadi momentum penting menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya teoritis, tetapi berorientasi pada keterampilan nyata dan kemandirian WBP.

Program yang dijalankan kali ini adalah Pelatihan Pembuatan Keset Mutiara.Dalam pelatihan tersebut, Warga Binaan dibekali teknik pembuatan keset secara langsung dengan metode interaktif dan praktik.

“Peserta tidak hanya mendapat pengetahuan dasar, tetapi juga mengasah ketelitian, kreativitas, dan keterampilan tangan agar hasilnya memiliki nilai jual,” terang panitia.

Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun bersama BAZMA.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi dan dukungan BAZMA dalam memberikan ruang pembelajaran serta keterampilan bagi Warga Binaan. Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat menjadi bekal bagi mereka untuk terus berkarya, mandiri, dan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.Rabu (14/10/2026)

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan WBP memiliki bekal keterampilan produktif dan bernilai ekonomi sebagai modal untuk kembali berintegrasi di tengah masyarakat pasca menjalani masa pidana.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *