Kota BekasiSuararepublik.id – Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan pembangunan jalur alternatif baru yang akan dibuat sejajar dengan Jalan Mukhtar Tabrani. Rencana tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas dan aktivitas perekonomian masyarakat, Kamis (13/8/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, jalur baru itu nantinya dapat menjadi akses pendukung bagi Jalan Mukhtar Tabrani yang selama ini kerap mengalami kepadatan arus lalu lintas.

Hal tersebut disampaikan Tri saat meninjau langsung lokasi penataan lingkungan. Menurutnya, jalan alternatif tersebut dirancang sebagai ruas baru yang dapat terintegrasi dengan sistem lalu lintas di kawasan tersebut.

“Mudah-mudahan kita akan menginisiasi menjadi jalan sejajar dengan Mukhtar Tabrani. Jadi nanti ini bisa menjadi Mukhtar Tabrani 2,” ujar Tri Adhianto.

Ia menjelaskan, keberadaan ruas jalan baru juga membuka peluang penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk kemungkinan menjadikan Jalan Mukhtar Tabrani sebagai jalur satu arah.

“Ke depannya konseptualnya saya rasa bisa menjadi one way (satu arah) di Mukhtar Tabrani. Sehingga yang hari ini selalu terjadi kemacetan, nanti bisa kita urai,” katanya.

Selain mengatasi persoalan lalu lintas, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga. Aksesibilitas yang semakin baik dinilai dapat membuka peluang tumbuhnya kegiatan usaha dan pusat ekonomi kreatif di sekitar kawasan.

Dengan demikian, pembangunan jalan tidak hanya diarahkan untuk memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan efek berganda bagi perekonomian lokal.

Dalam peninjauan tersebut, Tri juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat sekitar yang dinilai telah memahami kebutuhan lahan untuk pembangunan fasilitas publik.

“Terima kasih buat masyarakat yang juga cukup sadar bahwa memang hari ini negara, masyarakat, membutuhkan tanah yang ada. Sehingga relatif pembongkaran pun akan segera kita lakukan. Pembangunan jalan pun segera akan dikerjakan,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemkot Bekasi turut melakukan penataan lingkungan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir. Salah satunya dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator atau backhoe untuk mengeruk lumpur dan membersihkan tumpukan sampah di dalam aliran kali.

Material hasil pengerukan kemudian langsung diangkut menggunakan truk sampah. Normalisasi tersebut dilakukan untuk menghilangkan sumbatan, memperlancar aliran air, sekaligus meningkatkan kebersihan lingkungan di sekitar lokasi.

Pemkot Bekasi berharap pembangunan jalur alternatif dan penataan lingkungan dapat berjalan beriringan sehingga kawasan tersebut memiliki sistem transportasi yang lebih baik, lingkungan yang lebih tertata, serta potensi ekonomi yang semakin berkembang.

 

(Tto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *