Kota Bekasi, suararepublik.id – Menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV, warga Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, menggelar lomba melukis mural bertajuk WALKER (Wall Keren) di kawasan kolong Flyover Cipendawa, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara masyarakat dan Pemerintah Kota Bekasi dengan dukungan Nippon Paint. Sebanyak 14 tiang flyover dipercantik dengan berbagai karya mural yang dibuat oleh 13 tim perwakilan RW dan satu tim Karang Taruna.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turut hadir meninjau sekaligus memberikan penilaian terhadap hasil karya para peserta. Dalam kesempatan tersebut, Tri didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Nadih Arifin, serta Lurah Bojong Menteng, Kodriana.
Tri mengapresiasi keterlibatan warga yang berinisiatif mengubah kawasan kolong flyover menjadi ruang publik yang lebih menarik, tertata, dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.
Menurutnya, kawasan di bawah jembatan tidak selamanya harus identik dengan lingkungan kumuh. Dengan kreativitas dan partisipasi warga, area tersebut justru bisa dikembangkan menjadi ruang publik yang memiliki nilai keindahan sekaligus fungsi sosial.
“Mindset kita selama ini, kolong jembatan pasti kumuh. Tetapi, kita ingin mengubahnya menjadi kawasan yang indah dan bermanfaat bagi masyarakat. Di bawah flyover ini juga sudah tersedia lapangan basket dan skate park yang dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga,” ujar Tri.
Selain memperindah tiang flyover melalui lukisan mural, Pemkot Bekasi juga berencana melengkapi kawasan tersebut dengan sejumlah fasilitas pendukung. Di antaranya bangku taman yang dilengkapi sarana permainan masyarakat, seperti catur, ludo, dan permainan lainnya.
Tidak hanya itu, kawasan kolong Flyover Cipendawa juga diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) di wilayah Kecamatan Rawalumbu.
Melalui pengembangan tersebut, kawasan ini diharapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial, rekreasi, sekaligus tempat masyarakat melakukan berbagai aktivitas positif.
Tri menambahkan, penyediaan ruang publik dan fasilitas olahraga perlu dibarengi dengan pembinaan generasi muda sejak usia dini. Dengan begitu, keberadaan sarana olahraga yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan dan potensi anak-anak di Kota Bekasi.
“Kita latih anak-anak kita untuk berprestasi sejak dini. Kota Bekasi sudah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana olahraga bertaraf internasional. Tinggal bagaimana fasilitas ini kita manfaatkan bersama untuk melahirkan generasi yang sehat, aktif, dan berprestasi,” tutupnya.
(Red)

