Kota Bekasi, Suararepublik.id – Tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Masjid Jami Al-Khairiyah digelar di wilayah Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama masyarakat dan jamaah. Dalam kesempatan itu, Tri turut menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Masjid Jami Al-Khairiyah.

Selain meresmikan masjid, Tri menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian masyarakat Kota Bekasi dalam membantu warga yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga saat ini, total dana bantuan yang berhasil dihimpun Pemerintah Kota Bekasi telah mencapai sekitar Rp2,1 miliar. Dari jumlah tersebut, masyarakat Kecamatan Mustikajaya menyumbangkan sekitar Rp120 juta.

Jumlah tersebut menjadi salah satu capaian pengumpulan bantuan tertinggi dibandingkan kecamatan lainnya di Kota Bekasi.

Tri mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang turut menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi musibah.

“Alhamdulillah, kepedulian masyarakat Kota Bekasi sangat luar biasa. Khususnya Mustikajaya, bantuan yang terkumpul sekitar Rp120 juta dan menjadi salah satu yang tertinggi. Ini menunjukkan bahwa ketika saudara kita sedang mengalami musibah, kita tidak tinggal diam dan ikut merasakan apa yang mereka alami,” ujar Tri.

Dalam kesempatan tersebut, Tri juga mengajak masyarakat Mustikajaya untuk terus menjaga kerukunan serta menciptakan suasana yang damai di lingkungan tempat tinggal.

Menurutnya, hubungan kekeluargaan dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang nyaman dan harmonis.

“Saya berharap masyarakat Mustikajaya terus hidup rukun, menjaga kedamaian dan mempererat tali kekeluargaan. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan yang positif, nyaman dan sejahtera bagi semua,” katanya.

Peresmian Masjid Jami Al-Khairiyah yang dirangkaikan dengan tabligh akbar dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum peningkatan aktivitas ibadah.

Masjid juga diharapkan dapat menjadi pusat silaturahmi, memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan demikian, keberadaan Masjid Jami Al-Khairiyah diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Cimuning dan masyarakat Kecamatan Mustikajaya.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *