Jakarta, Suararepublik.id – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mengerahkan personel gabungan untuk melakukan penertiban dan pembersihan bangunan hunian sementara (huntara) eks warga Kampung Bayam di Jalan Tongkol, RT 01/RW 01, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (11/9/2026).
Sebanyak 60 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Penertiban dilakukan menyusul telah berpindahnya warga secara bertahap dari huntara menuju Rumah Susun (Rusun) Kampung Bayam yang berada di kawasan Jakarta International Stadium (JIS).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, mengatakan penertiban dilakukan karena bangunan huntara sudah tidak lagi digunakan oleh warga.
“Warga sebelumnya tinggal di huntara dan sempat menjalankan kegiatan ekonomi melalui urban farming. Karena saat ini sudah berpindah ke Rusun Kampung Bayam dan bangunan tidak lagi digunakan, kami melakukan penataan sekaligus pembersihan,” ujar Wawan.
Menurutnya, terdapat sekitar 50 bangunan yang telah dikosongkan. Penertiban dilakukan untuk mempercepat proses pengosongan kawasan sehingga lokasi tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan pembangunan selanjutnya.
Wawan menyebut proses penertiban berlangsung secara aman dan kooperatif. Warga eks Kampung Bayam juga turut membantu petugas dalam membersihkan kawasan sekaligus memilah material bangunan yang masih dapat dimanfaatkan.
“Kami juga memilah material yang masih layak digunakan, seperti asbes dan batako, untuk dipindahkan dan dimanfaatkan kembali,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Ancol, Bijakri Saud Maruli Manik, menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan sejumlah unsur petugas gabungan, di antaranya PPSU Kelurahan Ancol, PJLP Rusunawa Tongkol, Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH), serta Satpol PP tingkat kota dan kelurahan.
Untuk mendukung proses pengangkutan material hasil penertiban, dikerahkan dua unit truk Suku Dinas LH dan tiga unit truk Satpol PP..
“Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Penertiban akan terus dilakukan setiap hari sampai kawasan ini benar-benar bersih,” tegas Bijakri.
Di sisi lain, perwakilan Kelompok Tani Madani Kampung Bayam, Toni, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dalam proses pembersihan huntara.
“Kami sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih atas bantuan dalam proses pembersihan ini. Sekarang warga sudah tinggal di Rusun Kampung Bayam dengan nyaman. Semoga sinergi yang sudah terjalin dapat terus berjalan dengan baik,” kata dia.
(Tto)

