Jakarta, Suararepublik.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan gedung baru Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026), bertepatan dengan HUT ke-81 PMI.
Pembangunan gedung baru PMI DKI Jakarta itu didukung hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sekitar Rp233 miliar.
“Gedung baru ini jangan hanya menjadi fasilitas fisik, tetapi benar-benar menjadi rumah kemanusiaan. Tempat warga mendapat pertolongan, relawan mengabdi, dan berbagai pihak berkolaborasi memberi manfaat nyata,” kata Pramono.
Menurut Pramono, PMI merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pelayanan donor darah, penanganan bencana, pelayanan sosial dan kesehatan, serta penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Untuk itu, Pramono mengatakan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan PMI, termasuk memperluas budaya donor darah, meningkatkan kualitas layanan, memperkuat relawan, serta memanfaatkan teknologi dan inovasi agar pelayanan semakin cepat dan menjangkau lebih banyak warga.
Lebih lanjut, Pramono menekankan pentingnya transparansi dalam pemanfaatan pajak masyarakat.
Menurutnya, pembangunan fasilitas publik seperti gedung PMI menjadi salah satu bentuk pemanfaatan penerimaan daerah yang harus memberi manfaat langsung kepada warga.
Sementara itu, Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani mengatakan gedung baru tersebut terdiri atas Gedung A dan Gedung B dengan ketinggian masing-masing 5 dan 10 lantai.
Sebagian besar fasilitas dimanfaatkan untuk mendukung operasional Unit Donor Darah (UDD) Provinsi DKI Jakarta.
“UDD Provinsi DKI Jakarta setiap harinya harus menyiapkan 1.000 hingga 1.200 kantong darah untuk didistribusikan ke lebih dari 400 rumah sakit se-Jabodetabek dan 64 bank darah rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya,” papar Beky.
Beky berharap fasilitas baru tersebut dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan PMI DKI, terutama dalam menjaga ketersediaan dan keamanan darah bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla (JK) juga mengapresiasi dukungan Pemprov DKI terhadap pembangunan gedung tersebut.
JK menilai UDD PMI DKI memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan darah, termasuk bagi pasien dari luar Jakarta yang menjalani perawatan di ibu kota.
JK juga menekankan pentingnya pengembangan pengolahan plasma hasil donor darah menjadi produk obat melalui program fraksionasi nasional.
(Tto)

