KEPULAUAN SERIBU, Suararepublik.id – Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) Kepulauan Seribu bersama PT PLN (Persero) UP3 Bandengan merampungkan perbaikan gangguan kabel laut segmen Tanjung Pasir–Untung Jawa.
Kabel tersebut kini kembali berfungsi sebagai jalur cadangan untuk mendukung keandalan pasokan listrik di wilayah Kepulauan Seribu.
Kepala Sudin Nakertransgi Kepulauan Seribu, Togas Braini, mengatakan penyambungan kabel laut telah rampung dan berhasil melalui pengujian pemberian tegangan.
“Penyambungan kabel laut telah rampung dan berhasil melalui pengujian pemberian tegangan (energize). Kabel ini kembali berfungsi sebagai jalur cadangan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik antarpulau,” ujar Togas, Rabu (28/10/2026).
Ia menambahkan, selama proses penanganan hingga perbaikan berlangsung, pasokan listrik masyarakat tetap terjaga melalui manuver jaringan.
“Dengan rampungnya perbaikan ini, kabel laut Tanjung Pasir–Untung Jawa kembali siap menjadi jalur cadangan untuk mendukung keandalan pasokan listrik di Kepulauan Seribu,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Energi Sudin Nakertransgi Kepulauan Seribu, Parulian Simanjuntak, menjelaskan gangguan terjadi pada September lalu, saat penyulang Pulau Seribu mengalami trip akibat sistem pengaman bekerja.
Petugas kemudian mengukur tahanan isolasi kabel menggunakan alat megger dari Gardu Teluk Naga/Tanjung Pasir. Hasilnya, nilai fasa 1 dan fasa 2 lebih dari 100 MΩ, sedangkan fasa 3 tercatat 0 Ω. Hasil tersebut mengindikasikan adanya gangguan pada salah satu fasa kabel.
“Langkah awal dilakukan melalui manuver jaringan untuk memulihkan konfigurasi penyulang, dilanjutkan pemeriksaan gardu hubung dan distribusi guna memastikan seluruh peralatan berfungsi normal,” katanya.
Parulian menuturkan, pencarian titik gangguan dimulai pada awal Oktober. Berdasarkan hasil pelacakan, lokasi kerusakan ditemukan sekitar 2.940 meter dari Gardu Hubung P1000 di Tanjung Pasir.
“Setelah titik gangguan ditemukan, penyambungan kabel laut dilakukan. Kabel kemudian diuji dan diberi tegangan untuk memastikan dapat kembali beroperasi sebagai jalur cadangan,” katanya.
(Ida)

