Tangerang Selatan,Suararepublik.id-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perusahaan/Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat efisiensi pelayanan publik. Melalui inovasi pendaftaran online berbasis web bertajuk Bokir Tangerang Selatan dan sistem layanan drive-thru, proses uji kelaikan jalan kendaraan (KIR) kini menjadi jauh lebih cepat, tertib, dan transparan.
Kepala UPT PKB Kota Tangerang Selatan, Heris Cahya Kusuma, menjelaskan bahwa penerapan sistem digital dan drive-thru ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penumpukan antrean kendaraan di area pengujian yang kerap terjadi pada waktu-waktu sebelumnya.
”Fenomena yang terjadi sebelum-sebelumnya, setiap pagi itu antrean kendaraan pasti membludak sehingga kapasitas parkir kita tidak muat. Oleh karena itu, sejak tahun kemarin kita buat inovasi sistem pola per sesi melalui pendaftaran online Bokir Tangerang Selatan,” ujar Heris Cahya Kusuma.Rabu (05/08/2026)
Melalui portal pendaftaran daring tersebut, pemohon kini memiliki kepastian jadwal dan dapat memilih sendiri waktu kedatangan yang terbagi dalam tiga sesi harian:
Sesi I: Pukul 08.00 – 10.00 WIB
Sesi II: Pukul 10.00 – 12.00 WIB
Sesi III: Pukul 13.00 – 15.00 WIB
Sistem pembagian sesi ini terbukti efektif mengurai kepadatan kendaraan di pagi hari sekaligus menghemat waktu masyarakat.
”Alhamdulillah sekarang masyarakat tidak perlu membuang waktu satu hari penuh hanya untuk mengantre di kantor pengujian. Pemohon bisa datang sesuai waktu yang dipilih, sehingga jadwal mereka jauh lebih fleksibel,” tegas Heris.
Selain skema pendaftaran prapengujian secara daring,UPT PKB Tangsel juga menyiagakan loket Drive-Thru In dan Drive-Thru Out. Setelah mendaftar secara online dan menerima verifikasi barcode via WhatsApp, pemohon tidak perlu lagi turun dari kendaraan untuk melakukan pendaftaran ulang secara manual di loket fisik. Pemohon cukup memindai barcode di loket masuk, membawa kendaraan melewati gedung pengujian teknis, lalu mengambil bukti lulus uji di loket keluar tanpa harus meninggalkan kabin kendaraan.
Heris menegaskan bahwa inovasi ini tidak hanya berfokus pada kenyamanan warga, tetapi juga menjadi strategi untuk menjaga integritas pelayanan.
”Penerapan layanan drive-thru ini bertujuan mengurangi antrean, memudahkan masyarakat, sekaligus menghindari praktik-praktik yang tidak diinginkan di lapangan karena seluruh alur sudah berbasis sistem online,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini adopsi teknologi tersebut terus menunjukkan tren positif di tengah masyarakat. “Kurang lebih sudah 50 persen pengguna layanan pengujian kendaraan di Tangsel yang memanfaatkan sistem drive-thru dan booking online di https://bookir.tangerangselatankota.go.id ini, agar proses perpanjangan KIR berjalan lebih efisien, transparan, dan bebas antrean.”Pungkas Heris

